Soothing & Calming vs Hydrating

Soothing & Calming vs Hydrating

3 istilah yang banyak digunakan dalam penjelasan segala produk skincare. Sebenarnya, apakah perbedaan dan persamaan ketiganya?

 

Soothing (dibaca: su-thing ya, BUKAN syu-ting - karena kita bukan artis sinetron kejar tayang) ini menjelaskan produk dengan kandungan yang dianggap bisa menenangkan kondisi kulit yang teraniaya.

Misalnya setelah terpapar terik matahari, dimana panasnya juga menarik kelembapan keluar dari permukaan kulit sehingga teksturnya jadi kasar dengan pori-pori menganga jelas.

Atau sedang mengalami peradangan (jerawat parah, bruntusan bernanah) yang menimbulkan rasa ngilu pedih.

Bisa juga untuk mengkompensasi efek samping penggunaan bahan aktif (acids, retinol, chemical peeling) sehingga kulit tidak terlanjur iritasi berlebihan, pedih karena dikelupas terus tanpa cukup diberi asupan gizi dan kelembapan.

Sifat produknya adalah untuk mencegah kerusakan yang mungkin terjadi, atau meredakan penderitaan yang sedang dirasakan.

Produk skincare yang dicap soothing dan calming ini biasanya mengandung bahan-bahan yang bersifat meredakan inflamasi secara efektif, dan biasanya juga mengandung khasiat anti-aging.

Asyik kan, kulit dibikin tenang, dicegah iritasinya, diredam peradangannya lalu masih dikasih perlindungan ekstra menangkal penuaan pula!

 

Calming ini maksudnya menenangkan kulit dengan menggunakan bahan-bahan yang soothing itu tadi.

Makanya soothing dan calming ini biasanya dijembreng bersebelahan karena yang satu menghasilkan yang lain – bahan-bahan soothing akan menenangkan (calming) kulitmu, gituuuu.

 

Udah nggak bingung lagi kan sekarang?

 

Apa saja bahan baku yang bisa bantu meredakan dan menenangkan kulit itu?

Allantoin, Aloe Vera, Mugwort, Cica, Licorice, Green Tea, Willow Herb, Curcumin (kunyit, temulawak), adalah beberapa bahan baku yang sering dijumpai dalam produk-produk bercap Soothing dan Calming ini. Bisabolol, Colloidal Oatmeal (bukan sembarang Oatmeal tapi ya), Shea Butter dan Chamomile juga banyak membantu menenangkan kulit.

 

Lalu, apa bedanya sama produk-produk hydrating dong kalau gitu?

Hydrating ini fokus untuk mengembalikan, memberi, dan mempertahankan kadar air pada kulit. Jika kulit kekurangan faktor hydrating ini, sel-sel akan mengkerut dan menghasilkan tampilan pori-pori menganga. Kondisi kulitnya sendiri tidak iritasi, tidak pedih kemerahan, tapi masalahnya di dehidrasi baik di permukaan maupun dalam struktur sel-nya.

 

Kalau produk soothing dan calming sudah pasti akan bantu hydrating.

Tapi produk hydrating belum tentu bisa bantu meredakan dan menenangkan kulit yang sedang menderita.

 

Beberapa rekomendasi produk soothing dan calming yang handal. 

 

 

 

Baca lebih lanjut

Serba Serbi Skincare

Serba Serbi Skincare

Grafis cleansing balm - beningbersinar

10 Rekomendasi Cleansing Balm Efektif dari Pamela Ridwan

Komentar

Jadilah yang pertama berkomentar.