Skincare Sesuai Dekade Usiamu

Skincare Sesuai Dekade Usiamu

Oleh: Fransiska Anggraini

 

Lain Kulit, Lain Olesan

Pernah dengar orang bilang, “Gue sik nggak pernah pake apa-apa. Dari SMP bersihin muka cuma pake sabun bayi dan nggak pernah pake krim-kriman.”? Dan 30 tahun kemudian, orang yang sama masih cuma pake sabun bayi doang tanpa pernah oles-oles apa pun. Kalau mukanya beneran mulus cuma gitu doang, pasti sirik dong ya!

Tapi orang yang dikaruniai muka mulus tanpa perlu ngapa-ngapain jumlahnya sedikit, yang saking sedikitnya nggak bisa dijadikan patokan. Yang bisa dijadikan patokan adalah fakta dan penjelasan ilmiah kalau seiring bertambahnya umur, kulit pun bakal mengalami perubahan. Yang paling jamak dirasakan adalah kulit yang jadi cenderung kering, di mana hal ini adalah biang kerok terbentuknya kerutan-kerutan halus.

Jadi kalau di umur 30an - atau bahkan 40an - pengen muka kita sekenyal di umur 20an, pastilah ada effort ekstra yang harus dilakukan, termasuk rela mengganti produk skincare yang lebih rich (dan pastinya lebih “berminyak”) biar lebih nampol efeknya di kulit. Ndilalah apa yang kita lakukan ke kulit di umur 20an, hasilnya baru akan kelihatan di umur 30an atau bahkan 40an. 

Artikel ini akan mengupas tuntas kebutuhan kulit tiap dekade supaya kulit tampil sesuai versi terbaik di kelas umurnya - dan itu sebaiknya dimulai di umur 20-an. Nggak cuma nonton film yang harus sesuai umur, oles-oles skincare pun juga ternyata harus sesuai sama umur.

 

UMUR 20-AN

Tujuan perawatan di umur ini adalah mempertahankan kelembapan dan melindungi dari pengaruh buruk sinar matahari. Masalah-masalah kulit yang dikeluhkan kelompok umur ini biasanya berupa azab dari gaya hidup yang dijalani, seperti pesta semalam suntuk di akhir pekan, terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan rokok, begadang, sering pulang malam, keluar rumah tanpa pake sunblock, stres di kantor, dan masih banyak lagi.

Karena keriput bisa aja udah mulai nongol setelah lewat umur 25 dan beberapa orang juga masih mengalami sisa-sisa jerawat dari masa pubertas, kebayang kan kalau punya gaya hidup yang kayak disebut di atas terus muka nggak dirawat, bhay deh punya kulit bagus di umur 30-an!

Untuk kelompok umur ini bisa pilih produk yang mengandung Hyaluronic Acid yang aman buat semua jenis kulit untuk menunda keriput, plus wajib pakai SPF di siang hari, apalagi kalau mau keluar rumah. SPF-nya harus terpisah dari kosmetik ya, gaes! Jangan mentang-mentang BB Cream yang dipake udah mengandung SPF terus merasa cukup terlindung. Tydac gaes, kulit tetep perlu sunblock terpisah yang dipake di rangkaian terakhir skincare di pagi hari (sebelum pake makeup). Kalau lagi jerawatan, jangan dipencet tapi olesin obat jerawat (spot treatment).

Rutinitas Ideal Umur 20-an:

Step 1:  Kalau habis pake makeup dan sunblock, selalu double cleansing. Pake pembersih muka (second cleanser) lembut untuk angkat sisa makeup dan minyak, tapi yang nggak bikin kulit kering.

Step 2: Di siang hari, pake pelembap ringan dan sunblock untuk perlindungan UVA and UVB (pilih yang mengandung Zinc Oxide, Titanium Dioxide, Avobenzone atau Mexoryl!). Di umur 20-an, kesadaran pake sunblock adalah investasi yang hasilnya baru bisa dirasain 10-20 tahun kemudian.

Step 3: Kalau lagi jerawatan, pake spot treatment yang mengandung Salicylic Acid atau Benzoyl Peroxide. Inget, jangan dipencetin kalau nggak mau dapet azab bekas jerawat yang susah ilangnya.

Step 4: Kalau mau begadang atau party (apalagi akan minum alkohol plus merokok) oles dulu muka pake serum yang kaya antioksidan, misalnya yang mengandung Vitamin C atau ekstrak biji anggur. Antioksidan bakal mengurangi pengaruh buruk radikal bebas yang jadi biang kerok kulit keriput atau tekstur yang gradakan.

Step 5: Di malam hari, secapek atau se-tipsy apa pun, usahakan untuk selalu bersihin muka, trus lanjut olesin moisturizer ringan. Kalau abis minum alkohol, jangan lupa juga minum air putih yang banyak sebelum tidur biar besoknya nggak berkonde dan kulit nggak dehidrasi.

Step 6: Biarpun masih 20-an, nggak apa-apa lho mulai pake krim mata atau produk anti-aging lainnya, asalkan bukan yang terlalu kenceng formulanya. Tapi di umur ini sik sebaiknya cari produk-produk yang hydrating aja, misalnya yang mengandung Ceramides, Sodium PCA, Amino Acids, Essential Fatty Acids, Alpha dan Beta Hydroxy Acids untuk mencegah kulit dari kekeringan dan merawat skin barrier.

 

UMUR 30-AN

Di kelompok umur ini dosa-dosa yang kita perbuat di umur sebelumnya mulai keliatan. Ada yang kulit muka jadi nggak rata karena males pake sunblock kalau siang, selain mulai keliatan kerutan-kerutan halus, sehingga perlu produk-produk untuk mengoreksi masalah tersebut dengan memakai bahan aktif, seperti L-ascorbic Acid alias jenis antioksidan murni yang kaya vitamin C.

Para ahli setuju kalau di umur ini orang harus mulai rutin eksfoliasi kulit karena di kelompok umur ini, siklus regenerasi kulit setiap 35 hari, nggak lagi setiap 14 hari kayak masih umur 20-an.

Rutinitas Ideal Umur 30-an:

Step 1: Mulai butuh pembersih muka yang nggak hanya membersihkan makeup, tapi juga punya daya eksfoliasi, seperti PHAs (Gluconolactone dan Maltobionic Acid) yang diperkaya bahan-bahan yang menenangkan, seperti Chamomile, Aloe, atau Centella Asiatica yang lagi hits. 

Step 2: Pake krim mata siang dan malam untuk menjaga area orbital terus lembap dan nggak gampang terbentuk kerutan-kerutan halus.

Step 3: Di siang hari, sebelum pake sunblock, oles dulu serum dan moisturizer kaya antioksidan (bisa pilih yang mengandung Resveratrol yang diekstrak dari buah anggur) karena antioksidan bisa diajak kerja sama ama sunblock untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet. Selain antioksidan, bisa juga pilih moisturizer yang mengandung Peptides dan Hyaluronic Acid untuk mendapatkan kelembapan yang hakiki.

Step 4: Di kelompok umur ini bisa mulai menambahkan Retinol untuk memperbaiki tekstur dan warna kulit. Tapi pakenya di malam aja dan siangnya wajib pake sunblock karena sifat Retinol mengelupas sel-sel kulit mati yang bikin kulit jadi lebih terpapar sama efek buruk matahari. Jangan oles Retinol di sekitar area mata biar nggak iritasi, terutama buat yang kulitnya sensitif. Untuk meredam efek Retinol yang kemungkinan bikin purging, bisa pake Hydrating Toner sebelumnya dan Face Oil sesudahnya.

Step 5: Kalau butuh pelembap tambahan setelah pake Retinoid, bisa pake krim yang nggak mengandung Retinol biar dosisnya nggak berlebihan. Di umur ini belum terlalu butuh Retinol berkekuatan dahsyat.

 

UMUR 40-AN

Masuk 40-an, estrogen level mulai berkurang dan efeknya langsung berasa di kulit yang jadi cenderung kering dan kerutan-kerutan halus juga makin terpampang nyata. Garis-garis yang udah terlanjur terbentuk ini nggak akan gampang pudar kayak pas umur 30-an.

Karena kulit jadi cenderung kering, kalau diraba pun seringkali berasanya kasar dan pori-pori juga keliatan membesar. Kalau ngaca pun mulai sering liat lingkaran hitam di sekitar mata. Area leher dan dada pun biasanya juga mulai keliatan kerut-kerut karena kulit mulai menipis dan kurang elastis lagi. Jangan panik, gaes, ini emang proses alami tapi bisa kok diakalin biar muka tetap kenyal.

Masalah itu semua bikin para kelompok umur ini perlu oles-oles bahan-bahan yang kaya pelembap, antioksidan, dan pembuat kolagen, seperti Peptides, selain Retinol yang akan mempercepat regenerasi sel-sel kulit. Cari juga pembersih muka yang punya daya bersih mumpuni tanpa bikin muka terasa ketarik, apalagi bikin iritasi.

Rutinitas Ideal Umur 40-an:

Step 1: Bersihkan wajah dengan produk yang efektif mengangkat kotoran tapi dengan formula lembut. Kalau perlu, bisa juga pake brush elektronik kayak Foreo. Di umur ini juga akan rutin pake Retinol yang bertugas meluruhkan sel-sel kulit mati, makanya perlu Double Cleansing bahkan di pagi hari pas bangun tidur biar kulit bersih sempurna.

Step 2: Karena rutin pake Retinol, nggak ada cerita siangnya skip SPF – sekalipun cuma rebahan di rumah! Untuk rutinitas oles-oles skincare di pagi hari, pilih produk-produk yang mengandung antioksidan untuk melawan radikal bebas.

Step 3: Di kelompok umur ini, Retinoids dan Peptides harus jadi bagian dari rutinitas oles-oles skincare di malam hari. Peptides, zat untuk merangsang pertumbuhan kolagen, akan jadi paduan yang pas untuk dipake bareng Retinol untuk memperbaiki tekstur kulit.

Step 4: Bisa mulai pake produk anti-aging untuk area leher – jangan tunggu kulit leher kendor! Cari yang mengandung Phytoestrogens, Retinol, dan akar Licorice untuk bikin halus dan rata warna kulit.

Step 5: Pake moisturizer yang mengandung Glycerin atau Hyaluronic Acid yang tinggi biar asupan kelembapan yang dibutuhin kulit tercukupi. Bisa juga tambahin face oil, terutama di malam hari, biar kulit yang mulai cenderung kering bisa tetap lembap sepanjang malam.

 

UMUR 50-AN

Di umur ini, ingatlah 3M: moisturize, moisturize, moisturize karena masalah terbesar di kelompok ini adalah kulit yang mulai keriput, warna kulit nggak rata, dan mata mulai cekung, sementara kemampuan krim dan serum terbatas (dan perlu waktu untuk bisa keliatan hasilnya). Nggak heran, mereka yang maunya instan – selain pake Peptides, Retinoids, Alpha Hydroxy atau Amino Acids dosis tinggi – mulai rutin bikin jadwal ke klinik-klinik kecantikan untuk nyoba perawatan laser atau perawatan lainnya untuk meregenerasi sel kulit.

Masuk umur 50-an, badan perempuan pun mengalami perubahan hormonal yang signifikan dan akan langsung keliatan efeknya di kulit. Karena kulit mulai kehilangan kemampuannya untuk memproduksi lipid yang bertanggung jawab atas kelembapan kulit, para kelompok umur ini harus mengompensasinya sama pelembap yang kaya – alias harus yang pliket dengan formula yang rich. Di kelompok umur ini, kerutan nggak cuma ada di area mata dan dahi, tapi juga area di sekitar bibir dan pipi pun juga mulai mengering dan kulitnya menipis. Nggak usah takut, semuanya akan tersamarkan kalau rajin perawatan. Apalagi kalau perawatannya udah dimulai dari dekade-dekade sebelumnya!

Rutinitas Ideal Umur 50-an:

Step 1: Pake cream cleanser yang menghidrasi selagi menunaikan fungsinya untuk membersihkan.

Step 2: Di siang hari, sunblock adalah kudu, apalagi kalau malamnya habis pake Retinol. Biarpun udah pake moisturizing cream yang mengandung SPF, tetep mesti pake sunblock muka untuk proteksi optimal.

Step 3: Pake serum yang kaya Peptide untuk merangsang pembentukan kolagen sebelum pake sunblock. Cari produk-produk yang kaya antioksidan untuk melawan radikal bebas dan Hyaluronic Acid untuk mengunci kelembapan. Kalau di umur 40-an pake face oil cukup di malam hari, di kelompok umur ini bisa pake face oil pagi dan malam biar bantu kulit “mengunci” kelembapan.

Step 4: Malam hari, pake serum Retinoid sebelum oles moisturizer (sebaiknya cari yang mengandung Phytoestrogens untuk melawan penuaan karena berkurangnya hormon estrogen). Jangan lupa pake face oil lagi.

Step 5: Kalau sebelumnya males pake sleeping mask dengan berjuta alasan, di kelompok umur ini justru akan berterima kasih sama sleeping mask yang bisa mengunci kelembapan dari produk-produk yang udah dipake.

 

UMUR 60-AN & 70-AN

Di umur 60-an, elastisitas kulit di area wajah dan leher bakal makin keliatan menurun karena secara alami kulit emang menipis dan otot melemah. Pastikan kalau pake sunblock juga sekalian sampe ke leher. Yang udah biasa pake Retinol, di umur ini bakal menuai manfaat mari zat yang bisa merangsang pembentukan kolagen tersebut. Di siang hari, pake hydrating serum yang bisa dilapis sama serum-serum lain yang manfaatnya juga dibutuhin kulit. Makin tua, kebutuhan kulit emang makin kompleks, jadi sah-sah aja pake beberapa serum yang beda.

Masuk 70-an, kulit akan butuh banyak kompensasi untuk meregenerasi sel-selnya, di mana di usia ini prosesnya akan lambat sekali. Selain pake produk-produk yang melembapkan untuk mempertahankan skin barrier, yang nggak kalah penting adalah milih bahan-bahan yang berfungsi untuk mengunci kelembapan itu sendiri. Di umur ini, hindari perawatan kulit yang terlalu keras atau ekstrem maupun mengeksfoliasi kulit. Stop pemakaian Retinol dan gunakan moisturizer yang formulanya sangat kaya untuk menghidrasi dan menutrisi kulit.

 

KESIMPULAN

Di umur berapa pun, kalau mau aging gracefully alias punya kulit yang terawat sekalipun usia bertambah, penting untuk nggak melewatkan rutinitas oles-oles skincare, terutama di malam hari karena waktu kita tidur malam, organ-organ tubuh (termasuk kulit) meregenerasi sel-selnya. Bahan-bahan yang terkandung di produk-produk skincare pun akan paling produktif di malam hari. Yang kedua, hal paling mendasar dari perawatan kulit adalah kondisi muka yang bersih paripurna alias di pori-pori nggak ada sisa kotoran. Makanya penting untuk tahu cara membersihkan muka dengan baik dan benar pake produk-produk yang efektif angkat kotoran tapi nggak bikin kering.

Nah, siapkah kalian untuk menua dengan anggun, gaes?

Baca lebih lanjut

Soothing & Calming vs Hydrating

Soothing & Calming vs Hydrating

Pilih Exfoliating Toner atau Exfoliating Treatment?

Pilih Exfoliating Toner atau Exfoliating Treatment?

Alkohol dalam Skincare - beningbersinar

Alkohol dalam Produk Skincare

Komentar

Jadilah yang pertama berkomentar.