Face Oil

Grafis Facial Oil - beningbersinar

Ada yang masih maju mundur untuk pakai Face Oil? Atau masih bingung harus pakai Face Oil apa untuk masalah kulit wajahnya?

Face Oil merupakan salah satu dari sekian banyak perawatan wajah yang dirancang khusus untuk bekerja bersama minyak alami di wajah kita, fungsinya selain melembapkan juga menjaga keseimbangan kulit wajah. Berikut kita bahas fungsi dari macam-macam Facial Oil sesuai dengan jenis kulit.

Kulit Kering atau Dehidrasi:

Jenis face oil yang cocok digunakan untuk kulit kering selain cepat menyerap, face oil yang kaya akan nutrisi mampu melembapkan kulit lebih dalam.

Argan Oil

Kandungan utama dalam Argan Oil adalah Oleic, Linoleic, Palmitic, Stearic, dan Linolenic acids.

Argan Oil meningkatkan penampilan dan tekstur kulit dan rambut dengan kandungan Asam Lemak yang tinggi dan kandungan antioksidannya, mudah menghidrasi, dan melembutkan kulit tanpa meninggalkan residu berminyak. Ketika diaplikasikan pada kulit. Argan Oil membuat kulit tampak lebih kencang, lebih halus, dan lebih lembut dengan meningkatkan elastisitas dan mengurangi munculnya kerutan.

Pada kulit yang cenderung berjerawat, Argan Oil menenangkan peradangan dan iritasi sambil mengurangi munculnya jaringan parut (bekas jerawat bopeng) dan menyeimbangkan kelembaban alami dan produksi minyak. Argan Oil juga efektif untuk mengurangi noda seperti stretch mark, karena meningkatkan pertumbuhan kulit baru sambil meningkatkan kekenyalannya.

 

Coconut Oil

Kandungan dalam Coconut Oil adalah: Lauric Acid, Capric Acid and Caprylic Acid, Linoleic Acid, Oleic Acid, Polyphenols (Virgin Coconut Oil only), dan Medium-Chain Triglycerides.

Coconut Oil dapat menembus kulit dengan mudah, karena ukuran molekulnya yang kecil, yang hampir sekecil molekul minyak esensial dan biasa digunakan juga sebagai “Carrier Oil” atau minyak campuran untuk Essential Oil lain sehingga mudah diserap ke dalam kulit. Minyak Kelapa menawarkan emolien yang sangat baik untuk melembabkan kulit yang kering dan gatal akibat kekeringan. Cara penggunaannya teteskan Coconut Oil pada telapak tangan, gosok lalu pijat perlahan pada wajah.

 

Apricot Kernel Oil

kandungan utama dari Apricot Kernel Oil adalah: Oleic Acid, Linoleic Acid, Alpha-Linolenic Acid, Palmitic Acid, Stearic Acid, Vitamin A, dan Vitamin E.

Apricot Kernel Oil mengandung Vitamin A dan Vitamin E yang berfungsi untuk melembabkan kulit kering dan sensitive serta memudarkan noda, menghaluskan keriput, garis-garis halus dan gejala kulit pada usia tua. Tinggi kandungan Fatty Acid membuat kulit tidak gampang berminyak di tambah kombinasi dari Oleic, Linoleic dan Linolenic Acids membantu meringankan dan mencegah jerawat.

 

Baobab Seed Oil

Minyak Baobab kaya akan vitamin A, C, D, dan E.

  • Vitamin C sangat penting dalam pembentukan, serta memiliki sifat antioksidan kuat yang menetralkan radikal bebas.
  • Vitamin A merangsang dan meningkatkan pengendapan kolagen dan mendukung elastin (yang memberikan elastisitas kulit).
  • Vitamin D meningkatkan Skin Barrier terhadap mikroba asing.
  • Vitamin E, seperti C, mengandung antioksidan kuat.

Sifat antioksidan dari vitamin juga melindungi minyak itu sendiri dari oksidasi, sehingga meningkatkan stabilitas dan umur simpannya. Tanpa ini, komposisi minyak, yang tinggi asam lemak esensial, akan membuatnya rentan terhadap oksidasi.

Apa pentingnya asam lemak yang dikenal sebagai Omega 3, Omega 6 dan Omega 9 yang terkandung dalam minyak baobab? Mereka disebut 'asam lemak esensial' karena sangat penting untuk kesehatan, namun tubuh tidak dapat membuatnya. Peran asam lemak essential adalah: regenerasi sel, membantu penyerapan vitamin. Asam lemak essential pada Minyak biji Baobab adalah terapi untuk mengobati psoriasis dan eksim.

 

Pumpkin Seed Oil

Pumpkin seed oil mengandung linoleic acid (omega-6 fatty acid), linolenic acid (omega-3 fatty acid), tocopherols (vitamin E), sterols, vitamin C, carotenoids (antioxidants), zinc, magnesium, potassium.

Pumpkin Seed Oil dapat digunakan sebagai pengobatan topikal untuk mengurangi peradangan yang disebabkan oleh jerawat. Ini telah dibuktikan dengan adanya satu studi yang menunjukkan perbedaan signifikan dalam jumlah dan tingkat keparahan jerawat, pustula, dan komedo di antara peserta yang menggunakan minyak biji labu pada kulit mereka selama 1 sampai 3 bulan.

Menurut Dr. Anthony Youn “Pumpkin seed oil dianggap sebagai minyak yang baik untuk kulit berjerawat. Karena mengandung sejumlah besar asam lemak tak jenuh yang dapat menenangkan peradangan dan kulit yang cenderung berjerawat,”

 

Rice Bran Oil

Kandungan dalam Rice Bran Oil adalah Oleic Acid, Linoleic Acid, Palmitic Acid, Stearic Acid, α-Linolenic Acid, Vitamin B, Vitamin E, Squalene, Coenzyme Q10, dan Ferulic Acid.

Rice Bran Oil berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi dan meratakan warna kulit dengan mencerahkan warna kulit, sehingga sangat bermanfaat untuk meminimalkan tampilan lingkaran hitam dan pembengkakan di sekitar area mata.

Sangat menghidrasi dan kaya akan komponen bergizi, Rice Bran Oil melindungi kulit dari munculnya keriput serta dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan paparan yang berlebihan terhadap matahari serta elemen-elemen lingkungan lainnya seperti suhu dingin, dan polusi. Membantu mendukung kesehatan kulit dengan meningkatkan regenerasi alami, mendorong retensi kelembaban, meredakan iritasi, dan meningkatkan penampilan kulit, dan juga berfungsi untuk mencegah eksim kulit.

 

Hazelnut Oil

Kandungan dalam Hazelnut Oil adalah vitamin A, B, D, E, mineral, protein, asam lemak esensial – oleic acid dan sedikit kandungan asam linoleic.

Kandungan yang paling tinggi nya adalah vitamin E dan Fatty Acid atau Asam lemak, sehingga Hazelnut Oil dapat membantu meningkatkan hidrasi., vitamin E juga membantu meningkatkan elastisitas kulit, membuatnya terlihat kencang dan kenyal.

 

Kulit Berminyak

Black Cumin Seed Oil

Black Cumin Seed Oil atau yang lebih dikenal dengan Minyak Jintan Hitam ini mengandung banyak komponen aktif yaitu thymoquinone, thymohydroquinone, dithymoquinone, thymol, carvacrol, nigellimine, nigellicine, nigellidine, dan alphahederin.

Thymoquinone merupakan antioksidan dan antiinflamasi selain itu Black Cumin Seed juga kaya akan vitamin, mineral, dan asam lemak, memberikan kelembapan lembut, mudah diserap ke dalam kulit, membuatnya terasa halus, terhidrasi, memberikan tampilan kulit yang bercahaya.

Minyak ringan ini cocok digunakan untuk kulit berminyak dan yang paling sensitive, sifat mengencangkan serta regeneratifnya diketahui bisa mengurangi bekas luka.

Black Cumin Seed Oil terkenal secara efektif mengatasi infeksi jamur, ragi, dan jamur dengan sifat anti-jamurnya. Aktivitas antioksidannya dikenal untuk mempromosikan penghapusan radikal bebas berbahaya dari kulit, sehingga mengurangi munculnya kerutan, garis-garis halus, bintik-bintik hitam, dan noda lainnya, sehingga menunjukkan efek peremajaan dan revitalisasi.

 

Meadowfoam Seed Oil

Meadowfoam Seed Oil mengandung campuran asam lemak yang langka yaitu Asam Eicosenoic yang bersifat non-komedogenik (tidak menghalangi pori-pori kulit), dapat dengan mudah diserap oleh kulit, dan menyeimbangkan minyak di kulit.

Unsur lain yang ditemukan dalam minyak biji meadowfoam adalah:

  • Vitamin E, antioksidan yang larut dalam minyak, menambah lapisan perlindungan pada epidermis dan meningkatkan tekstur kulit secara keseluruhan.
  • Vitamin C, antioksidan yang larut dalam air, membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan produksi kolagen. Ini juga melindungi terhadap radikal bebas.
  • Oleic Acid melindungi terhadap kerusakan kulit.
  • Linoleic Acid meningkatkan regenerasi dan pergantian sel.

Minyak Meadowfoam memiliki persentase tinggi asam lemak omega 9, asam Eicosenoic, yang mirip dengan sebum manusia.

Eicosenoic juga membantu menyeimbangkan produksi minyak kulit. Untuk yang memiliki jenis kulit yang lebih kering, minyak meadowfoam melembabkan kulit dan memperlambat kehilangan air transepidermal di kulit. Ini membantu menjaga kulit agar tetap kenyal dan lembab.

Minyak Meadowfoam juga bermanfaat untuk menghentikan proses penuaan yang diperburuk oleh kekeringan yang berlebihan dengan mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan.

Kondisi seperti luka bakar, lepuh, eksim, atau psoriasis juga bisa diobati dengan minyak meadowfoam karena kandungan antioksidannya yang tinggi Vitamin E dan C. Lalu bersifat anti-inflamasi membantu dalam menangani kemerahan akibat jerawat di kulit.

 

Borage Oil

Borage Oil merupakan minyak alami yang didapat dari biji tanaman Borago officinalis, Mengandung Gamma Linoleic Acid (GLA) yang tinggi. Diperkirakan bahwa asam lemak ini dapat membantu mengurangi peradangan yang terkait dengan banyak penyakit.

Gamma Linoleic Acid membantu meredakan peradangan dan mengobati jerawat dan rosacea. Minyak borage juga meningkatkan kesehatan kulit secara umum, merawat kulit kering dengan mengembalikan kelembabannya.

 

Macadamia Oil

Flavonoid, antioksidan, dan asam lemak esensial adalah beberapa dari banyak manfaat kulit anti-penuaan dari Macadamia Oil.

Macadamia Oil mirip dengan sebum alami kulit dan bekerja tanpa menyumbat pori-pori. Minyak anti-penuaan ini menyerap dengan cepat karena penyerapannya cepat inilah Macadamia Oil bisa digunakan untuk semua jenis kulit termasuk kulit berminyak, bersifat menenangkan, melembabkan, dan membantu menyembuhkan bekas luka, kulit terbakar.

Tinggi antioksidan dan manfaat kesehatan lainnya, Macadamia Oil mampu melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan oksidatif. Kerusakan oksidatif merusak pelindung kulit penyebab penuaan dini.

 

Jojoba Oil

Kandungan dalam Jojoba Oil adalah Gadoleic Acid (Eicosenoic Acid), Erucic Acid, Oleic Acid, Palmitic Acid, Palmitoleic Acid, Stearic Acid, Behenic Acid, Vitamin E, and Vitamin B Complex.

Jojoba Oil bertindak sebagai face oil yang non-komedogenik, cepat menyerap namun tahan lama dalam melembabkan, menenangkan, memberi nutrisi, dan melembutkan kulit tanpa meninggalkan residu berminyak.

Jojoba Oil membersihkan kulit untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya dan untuk membantu pertumbuhan kulit baru yang bersih, sehat, dan kenyal.

Karena komposisi kimia yang sangat mirip dengan sebum yang ditemukan di kulit manusia, Minyak Jojoba mudah diterima dan dialami oleh kulit. Minyak Jojoba dapat menyeimbangkan produksi minyak kulit untuk mengurangi efek jerawat dengan menghilangkan kelebihan minyak alami di pori-pori. Dengan menciptakan penghalang pelembab dan pelindung pada kulit.

 

Tea Tree Oil

Tea Tree Oil didapat dari daun tanaman Melaleuca Alternifolia, yang ditemukan di Australia.

Minyak ini memiliki sifat anti-bakteri, anti-inflamasi, anti-virus, dan anti-jamur. Karena sifat-sifat inilah Tea Tree Oil sudah banyak digunakan sebagai obat jerawat sejuta umat. Tapi harus diingat bahwa tidak semua orang cocok menggunakan Tea Tree Oil, ada beberapa yang justru timbul jerawat akibat pemakaian Tea Tree Oil, jadi sebaiknya lakukan patch test dulu ya sebelumnya biar tahu apakah kulit kita iritasi atau tidak saat terkena Tea Tree Oil.

Sebaiknya jangan oleskan Tea Tree Oil langsung ke kulit. Penting untuk mencampurnya dengan Carrier Oil seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak almond. Untuk setiap 1 hingga 2 tetes Tea Tree Oil, tambahkan 12 tetes Carrier Oil.

Juga, berhati-hatilah saat menggunakan Tea Tree Oil di sekitar area mata, karena dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi.

 

Kulit Berjerawat

Tamanu Oil

Tamanu Oil, juga disebut sebagai Foraha Oil dan Green Gold, terbuat dari inti buah botani Callophyllum Inophyllum, yang lebih dikenal sebagai Tamanu Nut Tree.

Kandungan dalam Tamanu Oil adalah Oleic Acid, Linoleic Acid, Palmitic Acid, dan Stearic Acid.

Tamanu Oil ini termasuk minyak dengan viskositas (kekentalan) yang tebal menembus kulit dengan kecepatan rata-rata, dengan lembut namun efektif memulihkan kesehatan kulit dengan memfasilitasi pertumbuhan kulit baru yang terlihat lebih halus dan terasa lebih lembut. Terkenal untuk menenangkan, memperbaiki, dan mengurangi kemerahan, bekas luka, stretch mark, dan iritasi, seperti gatal, kering, dan kulit mengelupas.

Tamanu Oil dapat dioleskan langsung ke wajah untuk mengurangi bekas jerawat (sebagai spot treatment), bekas luka, bintik-bintik penuaan, dan garis-garis halus serta kerutan. Ketika secara teratur diaplikasikan langsung pada jerawat yang sedang meradang, Tamanu Oil berfungsi sebagai perawatan anti-septik dan anti-inflamasi yang mengatur produksi minyak kulit dan membantu mengobati jerawat yang meradang.

 

Grapseed Oil

Kandungan dalam Grapseed Oil yaitu Linoleic Acid, Oleic Acid, Palmitic Acid, Stearic Acid, Palmitoleic Acid, Vitamin E, dan beta-Carotene.

Grapeseed Oil menyerap dengan mudah ke dalam kulit untuk memberikan kelembaban yang intens tanpa mengiritasi kulit, meninggalkan residu berminyak, atau menyumbat pori-pori. Inilah yang membuat Grapseed Oil bisa digunakan untuk jenis kulit yang berminyak, sensitif, serta kulit yang sedang berjerawat dan eksim. Umumnya juga ditemukan dalam produk kosmetik seperti krim wajah, lip balm, dan tabir surya, karena sifat anti-septik dan astringen-nya membantu memperbaiki kulit. Kaya akan senyawa yang memulihkan kolagen.

Grapeseed Oil juga mampu memperlambat tampilan penuaan dengan menghaluskan dan mengencangkan kulit, menawarkan perlindungan terhadap kerusakan akibat sinar matahari, dan mengurangi munculnya noda, keriput, dan stretch mark.

Grapeseed Oil dapat digunakan langsung pada kulit, dengan cara mengambil beberapa tetes Grapseed Oil lalu gosok dengan kedua tangan dan pijat-pijat pada kulit wajah.

 

Ginseng Oil

Ginseng Oil terbuat dari akar tanaman Panax Ginseng yang mengandung komponen bernama Ginsenosides yang sangat baik bagi kesehatan. Ginseng oil memiliki sifat anti-inflamasi dan kaya akan anti-oksidan yang terkenal untuk mengurangi tanda-tanda penuaan, kerusakaan kulit akibat sinar matahari, menyembuhkan luka dikulit, mengurangi jerawat dan mencerahkan kulit.

Ginseng Oil dapat digunakan langsung ke kulit, pemakaiannya sama dengan semua jenis Facial Oil diatas yaitu dengan meneteskan beberapa Ginseng Oil pada telapak tangan lalu gosok dan pijat perlahan pada wajah.

 

Sudah tau mau pakai Face Oil apa untuk masalah kulitmu? Yuk cek produknya di sini.

Baca lebih lanjut

Kulit Dehidrasi - beningbersinar

Bagaimana Cara Membedakan antara Kulit Kering, Dehidrasi, maupun Berminyak?

Grafis cleansing balm - beningbersinar

Cleansing Balm

Masker Kain Batik - Bening Bersinar

Mungkin masalahmu di MASKER

Komentar

Izzatur Rahmah November 8 2020

Udah nyobain squalane oil dan tamanu oil. Hasilnya ajaiiiibb. Dua2 nya ku pake di malam harii. Si squalane yang melembabkan, dan tamanu oil yang bkin kulit sedikit kering jadi perpaduan yang pas. Tapi hasilnya ga main-main. Jerawat hilang dalam semalam berkat tamanu tapi kulit ga kering ngelupas kyk pakai totol acne yang dijual di pasaran karena dipadu padan dgn si squalane.

Jeng Bening May 8 2020

PAO (period after opening) tergantung masing-masing produk, dan kadang suka tertera di kemasannya. Kadang, nggak selalu. Jadi lebih baik riset produknya aja kalau harus tau PAO produk tersebut, atau cek kemasannya.

Ririn anjelin May 5 2020

Halo mba, saya mau nanya umur simpan face oil ini berapa lama ya?
Tandanya dia udah rusak cuma dari bau tengik aja atau ada ada ciri-ciri lain?