Efektif Mana, Paula’s Choice 10% Niacinamide Booster atau Clinical Niacinamide 20% Treatment?

Ilustrasi Paula's Choice Clinical dan Boost - beningbersinar

Efektif Mana, Paula’s Choice 10% Niacinamide Booster atau Clinical Niacinamide 20% Treatment? 


Udah enam minggu ini saya pake dua serum Niacinamide Paula’s Choice sekaligus, tapi di sisi muka yang beda, yaitu 10% Niacinamide Booster di bagian kiri dan Clinical Niacinamide 20% Treatment di bagian kanan. Ini saya lakuin karena saya penasaran, apakah beneran bakal ada perbedaan yang nyata antara kandungan yang 10% dan 20%. 

Karena saya juga pakai retinol yang lumayan kenceng, saya juga pengen tahu apakah si 20% ini bisa diajak kerja sama kayak si 10% selama ini. Atau, kalo ternyata paduan si 20% dan retinol andalan saya  ternyata bikin jerawatan, saya pengen tahu apakah si 20% ini bisa ngebantu proses penyembuhannya.

Paula’s Choice emang bikin serum Niacinamide ini untuk mereka yang kulitnya mulai menua dan mereka yang sudah mulai kepikiran untuk mencegah penuaan (tapi umurnya belum tua), makanya yang pertama kali dijanjiin produk ini adalah untuk ngecilin pori. Soalnya semakin tua seseorang, secara alami pori-pori kulitnya akan teregang sehingga keliatan membesar kayak kulit jeruk. Kondisi pori yang nganga lebar begitu pastinya bikin debu, minyak, dan kotoran gampang terperangkap. Oiya perlu diinget kalo pori-pori nggak bisa dikecilin, tapi cuma bisa dibuat terkesan mingkem. Dan bahan yang paling efektif buat bikin mingkem pori-pori ini adalah Niacinamide alias Vitamin B3.

Kehebatan Si 10%

Perlu pemirsa ketahui kalo si 10% ini udah jadi bagian dari ibadah oles-oles skincare selama lebih dari setahun karena laff banget sama kinerjanya yang terbukti bikin warna kulit saya jadi lebih rata, cepet ngilangin bekas luka jerawat, dan yang paling mumpuni dari semua itu, kulit terasa makin sehat (baca: kenyal) karena kelembapannya terjaga. Makanya pas Paula’s Choice ngeluarin versi serum yang 20%, saya langsung penasaran pengen nyobain. Apakah Clinical Niacinamide 20% Treatment bakal lebih huwow dari 10% Niacinamide Booster sehingga pantes untuk diselingkuhin? 

Buat yang belum tahu, Paula’s Choice 10% Niacinamide Booster ini mengklaim sebagai yang pertama bikin formula Niacinamide dalam bentuk konsentrat yang dipaduin sama bahan-bahan alami yang bersifat menenangkan, seperti ekstrak akar licorice (Glycyrrhiza Glabra) dan aneka anti-oksidan yang melembapkan. Karena kandungannya yang unggul itulah, produk ini dalam waktu singkat mengklaim bisa bikin muka lebih cerah (dari yang tadinya kusam) dan menghaluskan permukaan kulit yang kasar karena dehidrasi. Dalam jangka panjang, produk ini mengklaim bisa mengecilkan pori-pori dan mengurangi kerutan-kerutan halus. 

Formula serum ini sederhana tapi kualitasnya kelas kakap, sehingga nggak heran dia berfungsi sebagai serum yang multitasking. Teksturnya yang sangat cair juga bikin gampang dilapis sama produk lain yang juga dibutuhkan kulit (saya pakai retinol). Dari sederet kelebihan itu, kekurangannya cuma di ukuran botolnya yang cuma 20ml - terlalu kecil, padahal harganya lumayan, biarpun normalnya produk ini bisa bertahan 3-4 bulan untuk pemakaian rutin pagi dan malam. 

Versi 20%

Nah Clinical Niacinamide 20% Treatment, karena kandungan Niacinamide-nya lebih tinggi, logikanya produk ini ngasih iming-iming lebih efektif dibandingin si 10% (lagian namanya kan versi perbaikan, ya nggak sik?). Masih berupa serum konsentrat, perbedaan kedua serum ini ada di teksturnya: si 20% berupa gel, sementara yang 10% secair air. Clinical Niacinamide 20% Treatment juga mengandung ekstrak akar licorice (Glycyrrhiza Glabra) yang menenangkan, selain antioksidan dari ekstrak Spiraea Ulmaria (Meadowsweet), ekstrak Portulaca Oleracea, ekstrak Camellia Japonica Flower, Epigallocatechin Gallate (zat yang terdapat pada teh hijau), dan ekstrak Camellia Sinensis (teh hijau).

Selain mengklaim efektif mengecilkan pori di kulit yang menua, Paula’s Choice Clinical Niacinamide 20% Treatment juga mengumbar janji untuk menghaluskan kulit yang gradakan (kasar, permukaannya nggak rata) akibat faktor U dan pengaruh buruk matahari.

Setelah Enam Minggu…

Selama enam minggu ini, kedua serum Niacinamide Paula’s Choice saya pakai setelah hydrating toner bersama serum BHA, AHA, azelaic acid, dan retinol yang juga jadi andalan saya. Trus gimana hasilnya? 

Jujur, di sisi muka bagian kiri dan kanan yang saya pakein dua serum Niacinamide dengan prosentasenya beda nggak nunjukin perubahan apa-apa, sodara-sodari! Pori-pori gitu-gitu aja (tetap masih keliatan, tapi nggak nganga) dan kulit muka pun nggak terasa lebih kenceng juga. Mungkin harus dilihat pake mikroskop lapisan kulit terluarnya, baru deh keliatan yang dipakein si 20% lebih sehat kondisinya. Etapi ini bukan berarti serumnya nggak ngefek ya. Karena dia nggak membuat kondisi muka saya lebih jelek, ya mungkin ternyata selama ini kondisinya sudah baik (ehem!), jadi tugasnya hanya mempertahankan.

Kesimpulannya, menurut saya kedua serum bener-bener ngasih hasil sesuai klaimnya. Kulit saya jenis kombinasi normal-berminyak dengan masalah berupa pori-pori besar dan sesekali berjerawat, yang dengan serum Niacinamide 10% pun udah oke. 

Pilih yang Mana?

Buat yang merasa kulitnya lebih punya banyak masalah dan pengen lihat hasil yang lebih instan, mungkin bisa pilih yang Clinical Niacinamide 20% Treatment ketimbang 10% Niacinamide Booster. Terutama yang kulitnya sudah menua, disarankan untuk langsung pakai yang 20% biar khasiatnya lebih nampol, sementara yang umurnya masih kinyis-kinyis cukup pakai yang 10% untuk investasi mencegah penuaan dini.

Untuk pemakaian si 10% yang teksturnya cair, saya biasanya pakai 1 atau 3 pipet untuk seluruh wajah dan untuk 20% yang teksturnya gel, saya butuh 2-3 tetes. Biarpun harga yang 10% lebih murah tapi sebenarnya yang 20% lebih tahan lama karena lebih lama habisnya. 

Jadi pilih yang mana? Silakan disesuaikan sama kebutuhan kulit dan bujet  masing-masing!

Baca lebih lanjut

Ilustrasi Purging vs Nggak Cocok - beningbersinar

Purging vs Nggak Cocok

Soothing & Calming vs Hydrating

Soothing & Calming vs Hydrating

Dermatologically Tested & Hypoallergenic - beningbersinar

Embel-embel "Dermatology Tested & Hypoallergenic" Jaminan Mutu?

Komentar

Jadilah yang pertama berkomentar.