Pilah-Pilih Serum Pemutih dan Pencerah

Active Serum (Brightening & Whitening) - beningbersinar

Oleh: Fransiska Anggraini

 

Ayo, Aktifkan Kepo Seputar Bahan Aktif Brightening!

Semoga di tahun 1441 Hijriah ini nggak ada lagi yang langsung percaya tiap influencer review produk dan bilang, “Pokoknya harus coba karena sebagus itu, gaes!” 

Jenis dan permasalahan kulit tiap orang beda, jadi sebagai konsumen sebaiknya kenalan sama kulit sendiri dan kebutuhannya, ketimbang percaya mentah-mentah omongan selebgram yang biasanya kulitnya udah pada mulus-mulus.

Setelah kenal kulit sendiri dan menetapkan target kulit impian yang mau diraih, waktu pilah-pilih produk skincare, sebaiknya juga kenalan sama bahan-bahan yang terkandung. Setiap produk skincare punya bahan aktif alias bahan kimia tertentu yang secara aktif bekerja untuk mengatasi masalah kulit tertentu, mulai dari kerutan halus, jerawat, pori-pori besar, warna kulit gak rata atau kusam, dan masih banyak lagi.

Tahu bahan aktif ini dari mana? Dari urutan komposisi bahan yang tercantum di setiap produk (bisa lihat di situs resmi maupun distributor produk) dan si bahan aktif ini biasanya tercantum di urutan awal.  Jadi kalo selebgram bilang, “Serum ini bagus banget Niacinamide-nya!” jangan langsung percaya, tapi segera cek di daftar komposisi, Niacinamide ada di urutan ke-berapa.

Ibarat kredit film, yang namanya keluar di urutan awal pasti bintang utama, kan? Beberapa produk juga biasanya langsung menyebut si bahan aktif di namanya, misalnya retinol serum, probiotik cream, ginseng oil, dsb.

 

#Skingoal Sejuta Umat

Skin goal yang sering diaku rakyat jelita adalah punya kulit wajah cerah, di mana hal ini seringkali terucap sebagai keinginan untuk punya kulit lebih putih. Memang sekilas terdengar sangat inlander karena sudah 1441 Hijriah masih mau mengikuti standar kecantikan orang kulit putih. Tapi gaes, sebenarnya nggak salah juga lho punya #skingoal berkulit putih, eh cerah! Kenapa? Karena kulit cerah pangkal auto terlihat glowing dari dalam (bukan karena pake highlighter) dan awet muda. 

Untuk meraih impian tersebut, hadirlah brightening serum dengan beragam bahan aktif, seperti Galactomyces Ferment Filtrate yang mengguncang dunia berkat SK-II, Bifuda Lysate Ferment yang salah satunya terkandung di serum Estee Lauder yang terkenal (Advanced Night Repair), Astaxanthin yang dipopulerkan Astalift dengan nanoteknologi dari Fujifilm-nya, ginseng yang jadi andalan Sulwhasoo sejak pertama berdiri, dan akar licorice yang ternyata udah dari dulu dimanfaatkan produsen skincare lokal, terutama produk-produk dengan klaim untuk memutihkan, yang mungkin maksudnya adalah mencerahkan wajah. 

 

Yuk, kita kepoin bahan-bahan aktif berikut!

1. Galactomyces Ferment Filtrate

Kerap dipakai sebagai bahan aktif di aneka produk skincare Korea dan Jepang, 

Galactomyces Ferment Filtrate – SK-II menyebutnya pitera - adalah sejenis jamur dari sisa fermentasi sake yang mengandung lebih dari 50 persen protein, vitamin B1, B2, niacin, dan asam folat. Nggak heran kan kalau zat ini kaya khasiat? Mulai dari melembutkan, mempertahankan kadar air di kulit, menghidrasi kulit kering, mengurangi sebum, sampai memperbaiki sel kulit sehingga wajah kelihatan lebih sehat dan cerah. Ditemukan sekitar 1970-an di Jepang, penemuan ini berawal ketika orang-orang nyadar kalau ternyata tangan-tangan para manula pekerja pabrik sake nggak se-keriput wajah mereka karena setiap hari meremas-remas fermentasi beras. Temuan itu kemudian jadi modal untuk riset selama lima tahun, sampai akhirnya SK-II jadi merek pertama yang memanfaatkan Galactomyces Ferment Filtrate alias Pitera di Facial Treatment Essence andalan mereka yang diklaim sebagai antioksidan dan pencerah kulit dengan menekan produksi melanin yang bikin wajah kusam.
 

Produk dengan zat aktif Galactomyces Ferment Filtrate: 

 

2. Bifida Ferment Lysate

Merupakan probiotik (bakteri baik) yang dihasilkan dari fermentasi yeast, efek zat ini bikin kulit nggak terlalu sensitif sama pengaruh buruk lingkungan (polusi, sinar UV, kuman, dll), sekaligus memperkuat skin barrier untuk secara alami mengatasi berbagai masalahnya sendiri (Mandiri ya kulit yang sehat itu, gaes?). Tapi bukan bakteri hidup yang diolah jadi bahan baku skincare, melainkan lysate-nya alias cairan yang mengandung sel si bakteri Bifida. Produsen kosmetik mulai berlomba-lomba mengolah aneka hasil fermentasi untuk produk-produk skincare karena secara alami, proses fermentasi menghasilkan asam amino, vitamin, dan beragam jenis antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Fermentasi juga ternyata menghasilkan struktur molekul yang lebih kecil sehingga zatnya lebih gampang untuk diserap kulit. Bifida Ferment Lysate membantu perbaikan sel kulit yang pada akhirnya bikin muka auto bening dan tentunya dalam jangka panjang (karena yang instan cuma Indomie!) juga bisa menyamarkan tanda-tanda penuaan.

Produk dengan zat aktif Bifida Ferment Lysate: 

 

3. Astaxanthin

Dilafalkan as-ta-zan-tin, zat ini adalah antioksidan alami jenis carotenoid alias pewarna oranye di udang, lobster, salmon, tomat, dan wortel. Astaxanthin sendiri adalah antioksidan yang lebih kuat efeknya dibanding bahan-bahan yang digadang-gadang sumber antioksidan jempolan, seperti blueberry, teh hijau, vitamin C dan E. Game changer deh pokoknya si Astaxanthin ini karena melindungi sel kulit dari kerusakan (proses oksidasi), baik akibat paparan sinar UV maupun radikal bebas. Astaxanthin juga meningkatkan sirkulasi darah sehingga mempercepat perbaikan sel yang bertanggung jawab atas kemampuan kulit untuk menyimpan air. Efeknya ke kulit adalah kelembutan, kekenyalan, dan elastitas, serta memudarnya garis-garis halus. Singkat cerita, wajah jadi bening seperti mereka yang mengaku cuma pake air wudhu! Sumber astaxanthin alami terbanyak adalah dari ganggang Haematococcus pluvialis (H. pluvialis) dan di daftar bahan aktif kadang yang tertulis bukan astaxanthin, tapi nama ganggangnya. 

Produk dengan zat aktif Astaxanthin:

 

4. Akar Licorice (Glycyrrhiza glabra)

Berkenalan dengan bahan-bahan skincare otomatis bikin dikit-dikit jadi hafal bahasa Latin tanaman. Si Glycyrrhiza Glabra alias akar licorice - atau di bahasa Indonesia disebut akar manis - ini lumayan sering disebut di daftar komposisi produk karena fungsi pencerahnya yang handal berkat kandungan zat glabridin. Licorice adalah obat herbal yang telah jamak digunakan masyarakat Asia Selatan selama berabad-abad, walau tanamannya sendiri banyak tumbuh di kawasan Mediterania, Timur Tengah, dan selatan Rusia. Dengan aroma mirip mint, akar licorice mengandung vitamin B1, B3, B5, dan vitamin E cukup tinggi, sehingga membantu melembapkan kulit serta mengurangi peradangan. Nggak heran, esktraknya juga kerap dipakai untuk membantu menyembuhkan luka dan jerawat, serta aman untuk kulit sensitif yang gampang iritasi, gatal, dan kemerahan. Glabridin bisa mencegah pigmentasi serta mengatasi kerusakan akibat paparan sinar UV, sehingga pemanfaatan ekstrak murninya dipercaya dapat mengurangi kulit kusam lebih efektif dibandingkan pemutih dari zat kimia.

Produk dengan zat aktif akar licorice (Glycyrrhiza glabra):

 

5. Ginseng

Warga Korea sudah memanfaatkan ginseng untuk perawatan kecantikan sejak awal 1500-an berkat “influencer” hits di zamannya yang bernama Hwang Jini dan berprofesi mirip geisha. Konon, cewek tercantik dalam sejarah Dinasti Joseon ini rutin minum seduhan daun ginseng dan berendam di air ginseng. Biarpun tanpa koar-koar, “Pokoknya harus coba karena sebagus itu, gaes!” tapi cewek-cewek Korea selama ratusan tahun meniru ritual ginseng si Jini dan seiring makin majunya teknologi, ginseng pun mulai diolah jadi bahan aktif skincare. Sebagai superfood, ginseng adalah antioksidan alami yang berkhasiat meningkatkan peredaran darah sampai ke pembuluh-pembuluh terkecil. Darah yang kaya oksigen otomatis membantu produksi kolagen. Hasilnya, nggak hanya kulit jadi lebih kencang dan bersinar, tapi juga terlindung dari pengaruh buruk radikal bebas. Itu semua masih ditambah khasiatnya yang bisa meredam produksi melanin sebagai biang kerok noda hitam dan efek kusam pada wajah. Sejak berdiri pada 1966, Sulwhasoo adalah produsen skincare yang memanfaatkan ginseng sebagai bahan utama. Jenis ginseng yang biasa digunakan adalah ginseng merah, ginseng putih, dan ginseng panax.

Produk dengan zat aktif Ginseng:

 

Jalan menuju kulit kinclong emang panjang prosesnya dan berbahagialah mereka yang bisa meraih kekinclongan hanya cuma air wudhu. Tapi percayalah, gaes, usaha nggak pernah mengkhianati hasil. Jadi, apa yang kulitmu paling butuhkan saat ini selain bujet untuk belanja di Bening Bersinar? 

Baca lebih lanjut

Grafis Bahan Baku Pencetus Jerawat - beningbersinar

Bahan Baku Pencetus Jerawat dalam Skincare

Soothing & Calming vs Hydrating

Soothing & Calming vs Hydrating

grafis Ingredients Ajaib - beningbersinar

Bahan-bahan Ajaib dan Aneh dalam Produk Skincare

Komentar

Izzatur Rahmah November 5 2020

Meskipun klaimnya brightening whitening tapi semua pasti butuh proses. Ga bisa dalam sekali pakai langsung cerah merona. Ini sebenarnya yang banyak salah kaprah. Seakan-akan dengan sekali pemakaian udah bisa diliat hasilnya. Dan menurutku ga ada produk yang bisa berdiri sendiri. Perlu kerjasama antara double cleansing, first essence, toner, serum, cream, sunblock, exfoliate dll. Jadi jangan harap, hanya pakai satu produk kulit cerah, bersih, sehat. MUSTAHIL!!

Yusi August 12 2020

Ulasannya sangat menarik, enak diikuti dan menghibur.. Baca sambil senyum2 inih :D